Pemprov. Babel Targetkan Nilai PISA Siswa Babel Berada Pada Level 415

PANGKALPINANG - Pemprov. Kepulauan Bangka Belitung menargetkan Program International Student Assessment (PISA) siswa Babel bisa mencapai 415. PISA merupakan metode penilaian internasional yang dijadikan sebagai indikator untuk mengukur kompetensi siswa pada taraf internasional. 

Hal tersebut ditegaskan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman saat memberi arahan kepada kepala SMK di Babel melalui video conference hari ini, Selasa (29/9/20). 

"Kita sudah membuat target PISA. Saya harap kita sudah harus segera action. Persiapan sedini mungkin sudah mulai dilakukan. Sosialisasi dan pelaksanaan diharapkan dapat berjalan secara bersamaan," ungkapnya.

Gubernur Erzaldi minta tenaga didik meningkatkan kompetensi dirinya dengan terus berinovasi dan keluar dari zona nyaman untuk bisa menjadi luar biasa.

"Jadi, kita minta kepala sekolah serta tenaga pendidik terus mengasah kemampuannya supaya lebih cerdas, inovatif, dan kreatif untuk mendorong output anak didik secara maksimal. Karena jika kita biasa-biasa saja, kita akan kehilangan sikap dan karakter anak didik yang memiliki daya saing, kemampuan, knowledge, attitude, serta mereka juga kehilangan peluang karena inti keberhasilan mereka ke depan ada pada pendidikan di sekolah. Jadi saya minta bapak/ibu untuk bersikap luar biasa dan keluar dari zona nyaman," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan M. Soleh mengatakan, penerapan PISA di Babel ini memang belum diterapkan namun target PISA dibuat untuk memotivasi diri agar bisa melakukan persiapan dini pemberlakuan penilaian standar tersebut. 

"Karena PISA ini sebagai salah satu tolak ukur penilaian mutu secara nasional pengganti ujian nasional melalui Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang sudah mulai akan diterapkan. AKM yang akan kita jadikan tolak ukur ini mengunakan tiga tolak ukur yakni kompetensi literasi, numerasi, dan survey karakter. Jadi, kita mulai mengarahkan sekolah-sekolah ke arah AKM sehingga sedini mungkin kita sudah mempersiapkan," ungkapnya.

Nantinya, pendekatan yang digunakan yaitu menggunakan pendekatan berbasis Science, Technology, Engineering, Art, Mathematic (STEAM).

"Diharapkan dengan metode tersebut, anak didik mampu berpikir kritis, mampu memecahkan masalah, bisa beradaptasi dan komunikatif. Selain itu, penilaian guru- guru akan berbasis High Order Thinging (HOST). Ini yang kita harapkan agar Bangka Belitung memiliki daya saing," ungkap Kadindik M.Soleh.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Babel beserta kepala bidang dan kepala seksi terkait. Kegiatan diikuti oleh 103 kepala SMK beserta perwakilan dari 7 kabupaten/kota di Prov. Kepulauan Babel.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Imelda
Fotografer: 
Iyas Zi
Editor: 
Listya

Berita

23/02/2021 | Dinas Kominfo
104,059 kali dilihat
15/08/2019 | DP3ACSKB
49,204 kali dilihat
17/12/2018 | Dinas Kominfo
37,960 kali dilihat
13/07/2017 | Dinas Kominfo
21,334 kali dilihat
24/08/2016 | Diskominfo Babel
20,194 kali dilihat
13/06/2013 | Dinas Kominfo
17,474 kali dilihat
05/10/2021 | Dinas Kominfo
17,436 kali dilihat
06/05/2015 | Dinas Kominfo
12,800 kali dilihat