Pembekalan pencegahan peredaran dan penggunaan NAPZA berbasis masyarakat digelar.

Belitung - Pembekalan tentang penyuluhan pencegahan NAPZA (narkoba dan  zat addiktif lainnya)berbasis masyarakat tingkat kelurahan digelar.  Pembekalan  yang dilakukan melalui komunikasi tatap muka diikuti oleh kader pekerja sosial yang berasal dari LSM, pemuda karang taruna, pembina yayasan/panti, tokoh agama, majelis taklim dan masyarakat umum.

Adapun materi pembekalan siang itu diisi oleh narasumber diantaranya kepala bidang rehabilitasi sosial dinas sosial tenaga kerja dan transmigrasi kabupaten belitung, Rosdiah,  badan narkotika kabupaten yang diwakili oleh Eddi Wahono dan kepala bidang rehabilitasi dinas sosial pemerintah provinsi kep. bangka belitung, Effendi.

Adapun materi pembekalan diantaranya seputar pemaparan tentang memahami masalah penyalahgunaan narkoba, upaya pencegahan dan penanggulangannya dimasyarakat. Sementara itu  terkait  upaya penanggulangan korban narkoba, kepala bidang rehabilitasi dinas sosial pemerintah provinsi kep. bangka belitung, Effendi menyampaikan kedepannya perlunya membentuk tim evaluasi dan panti rehabilitasi medis dalam upaya memberikan pembinaan dan pemulihan kepada para pengguna narkorba.

Sementara itu, kepala dinas sosial pemerintah provinsi kepulauan bangka belitung, Haryoso, menghimbau kepada masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya menekan laju penyalahgunaan  narkoba di bangka belitung yang saat ini berada dalam urutan ke enam. Pernyataan tersebut disampaikannya  saat membuka kegiatan pembekalan penyuluhan tentang NAPZA (narkoba dan  zat addiktif lainnya)berbasis masyarakat di belitung.   

“ iya saat ini penyalah gunaan napza di bangka belitung cukup tinggi dimana di urutan ke enam  terbesar, melihat kondisi ini kami sungguh prihatin dan memang dinas kami yang memiliki satu tugas pokoknya adalah menyangkut masalah ini, maka siang ini kami melalui kegiatan pembekalan ini mencoba untuk mengkomunikasikan kepada kader-kader penyuluh dapat membantu kami pemda dalam upaya menekan laju penyalahgunaan  narkoba, ungkapnya siang itu, jum’at 25/10.

Berangkat dari kondisi yang ada, menurutnya sebagai salah satu wilayah yang telah ditetapkan sebagai destinasi wisata nasional berharap persoalan yang disebabkan oleh penggunaan NAPZA dimasyarakat (narkoba dan  zat addiktif lainnya dapat dicegah. “ iya belum lagi bapak/ibu daerah kita bangka belitung ini sudah ditetapkan sebagai destinasi wisata, tentunya saya berharap bapak/ibu yang paling tahu mengenai kondisi tempat tinggalnya dapat membantu kami dalam mensosialisasikan bahaya akan napza ini ke masyarakat” disampaikannya kepala dinas sosial, Haryoso. (sm/mc)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Stevani
Fotografer: 
Stevani
Editor: 
Stevani

Berita

23/02/2021 | Dinas Kominfo
104,064 kali dilihat
15/08/2019 | DP3ACSKB
49,210 kali dilihat
17/12/2018 | Dinas Kominfo
37,965 kali dilihat
13/07/2017 | Dinas Kominfo
21,338 kali dilihat
24/08/2016 | Diskominfo Babel
20,199 kali dilihat
13/06/2013 | Dinas Kominfo
17,484 kali dilihat
05/10/2021 | Dinas Kominfo
17,441 kali dilihat
06/05/2015 | Dinas Kominfo
12,805 kali dilihat