Wagub Abdul Fatah Paparkan Peran Pemprov. Babel Dalam Siapkan Taruna Berkualitas

BOGOR - Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah hadir sebagai narasumber dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggaraan Pola Pembibitan di Hotel Aston, Sentul City, Bogor, Selasa (20/10/2020).

Rakor yang mengangkat tema “Sinergi Membangun Negeri melalui Pendidikan Vokasi" ini diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan, Kementerian Perhubungan RI dan dihadiri oleh BKPSDM provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia serta Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Wagub Abdul Fatah sebagai narasumber memaparkan mengenai Penyiapan Sumber Daya Manusia Pola Pembibitan Pemprov. Kepulauan Bangka Belitung. Wagub Abdul Fatah berbagi materi mengenai peran Pemprov. Kepulauan Bangka Belitung dalam mempersiapkan calon taruna/i STTD.

Dalam penjelasannya bahwa, pengembangan transportasi darat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung harus didukung SDM yang kompeten di bidang transportasi darat sesuai formasi yang disetujui oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) dan Badan Kepegawaian Negara  (BKN).

Latar belakang pola pembibitan ini dikarenakan masih terbatasnya SDM yang memiliki kompetensi di bidang transportasi darat sedangkan, transportasi merupakan faktor dominan dalam mendukung percepatan pembangunan di Bangka Belitung. Selain itu, karena STTD adalah sekolah tinggi kedinasan yang menjanjikan dan siap kerja selesai mengikuti pendidikan.

“Kami menangkap mengenai pola pembibitan yang dilakukan Kementerian Perhubungan yaitu dari jalur internal di mana bibit berasal dari daerah itu sendiri. Kedua yaitu jalur eksternal di mana bibit untuk mengisi formasi/kuota yang ada di masing-masing daerah berasal dari luar daerah,” ungkapnya.

“Peluang pertama, peluang yang sama di seluruh provinsi untuk mengisi kuota yang kosong. Peluang kedua yaitu kami memigrasikan/mentransmigrasikan pemuda-pemuda yang ada di Babel ke provinsi, kabupaten, dan kota yang ada di Indonesia lainnya. Peluang ketiga komposisi ASN yang ada tenaga teknis bisa menghasilkan bibit yang mampu lolos seleksi kementerian perhubungan,” tambahnya.

Wagub Abdul Fatah juga menjelaskan peran pemprov untuk mempersiapkan calon taruna/i adalah dengan road show sosialisasi ke beberapa sekolah, memotivasi dengan mengatakan bahwa STTD sekolah kedinasan, sekolah beasiswa kemudian setelah lulus sekolah langsung bekerja.

Pembinaan try out tes kesamaptaan bekerja sama dengan Rindam/Kodim dan Dandim setempat. Setelah itu, melakukan bimbingan dengan mendatangkan tenaga yang bisa memberi bimbingan dan tryout materi TPA dan TKD. 

Pemprov. Babel baru melaksanakan kerja sama dengan STTD untuk Program DIV Transportasi Darat dan DIII LLAJ. Kuota yang disediakan sesuai kebutuhan provinsi maupun kabupaten/kota dari tahun 2014-2021 berdasarkan perjanjian kerja sama antara Pemprov. Babel dengan Sekolah Tinggi Transportasi Darat sebanyak 40 orang DIV Transportasi Darat dan 80 orang DIII LLAJ. Hingga tahun 2019 baru terpenuhi 25 orang DIV Transportasi Darat dan 11 orang DIII LLAJ.

Diharapkan seiring perkembangan transportasi di Bangka Belitung dapat memperluas kerja sama untuk program studi yang lain sesuai kebutuhan. 

“Kami ingin mendudukan diri sebagai provinsi pemasok sumber daya calon transportasi darat di Indonesia. Tidak ada yang istimewa, semua kita bisa melakukan ini, asal mau dan kita mempunyai peluang untuk itu,” ungkapnya.

Di akhir pemaparan sebagai narasumber, Wagub Abdul Fatah yang didampingi Sekdis Perhubungan juga mengajak semua provinsi untuk bersaing secara sehat dengan sumber daya manusia dari Provinsi Babel dalam mempersiapkan calon taruna/i STTD demi terpenuhinya SDM yang profesional.

Sumber: 
Badan Penghubung
Penulis: 
Rahimah
Fotografer: 
Pongky
Editor: 
Listya